Batas Usia Ketat: BAPOMI Bukittinggi Perkuat Verifikasi Data Kelahiran Atlet Sesuai Regulasi POMNas

BAPOMI Bukittinggi menerapkan Batas Usia Ketat dalam proses seleksi kontingen dengan memperkuat Verifikasi Data Kelahiran atlet secara mendalam. Langkah ini adalah tindakan tegas untuk menjamin kepatuhan penuh terhadap Regulasi POMNas.

Integritas kompetisi sangat bergantung pada kepatuhan terhadap aturan usia. Kasus pemalsuan atau manipulasi Verifikasi Data Kelahiran atlet, meskipun jarang, dapat merusak kredibilitas POMNas secara keseluruhan.

BAPOMI Bukittinggi mewajibkan setiap atlet untuk menyertakan dokumen asli seperti akta kelahiran dan ijazah sekolah sebagai bukti otentik Verifikasi Data Kelahiran. Proses ini dilakukan face-to-face oleh tim verifikator yang terlatih.

Batas Usia Ketat yang diberlakukan sejalan dengan Regulasi POMNas terbaru, dan tidak ada toleransi untuk keterlambatan entry data atau inkonsistensi dokumen. Aturan adalah aturan.

Untuk memperkuat proses Verifikasi Data Kelahiran, BAPOMI Bukittinggi bekerjasama dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) untuk memastikan validitas data secara digital. Verifikasi silang dilakukan untuk akurasi maksimal.

Atlet yang terbukti melakukan manipulasi data akan didiskualifikasi secara permanen dari seluruh keanggotaan BAPOMI Bukittinggi dan dilarang mengikuti kompetisi di masa mendatang. Sanksi tegas diterapkan.

Pengetatan Batas Usia Ketat ini bertujuan untuk menciptakan persaingan yang level playing field. Atlet yang bertanding harus berada dalam kategori usia yang sama, sesuai dengan semangat Regulasi POMNas.

BAPOMI Bukittinggi melakukan sosialisasi intensif kepada seluruh manajer tim kampus mengenai pentingnya kejujuran dan akurasi dalam Verifikasi Data Kelahiran untuk mencegah kesalahan yang tidak disengaja.

Meskipun prosesnya memakan waktu, komitmen BAPOMI Bukittinggi terhadap Regulasi POMNas tidak luntur, membuktikan bahwa integritas adalah prioritas utama mereka.

Dengan menerapkan Batas Usia Ketat dan memperkuat Verifikasi Data Kelahiran, BAPOMI Bukittinggi memastikan kontingen yang dikirim benar-benar bersih dan patuh terhadap Regulasi POMNas.